Hay gays kali ini saya akan membahas tempat wisata gratis dan terjangkau dari bandar lampung yaitu bronjong
apa sih bronjong itu?
bronjong adalah suatu tempat bumi perkemahan yang di aliri oleh sungai yang jernih dan bebatuan yang indah, mengalir langsung dari gunung, sehingga airnya dingin, jernih dengan dikelilingi oleh kebun karet yang sangat luas dan pemandangan gunung yang cantik. sehingga menjadikan tempat tersebut sangat sejuk dan nyaman untuk menghilangkan pikiran yang penat oleh kesibukan sehari-hari.
bronjong terletak di kec.Waylima kab.Pesawaran Lampung, tidak jauh dari kota bandar lampung yaitu sekitar 1setengah jam anda sudah sampai lokasi, selain karna tempatnya yang terjangkau dari kota bandar lampung, wisata ke bronjong ini tidak di pungut biaya masuk ataupun parki kendaraan alias "GRATIS" jadi kalian bisa belama-lama dan leluasa selama di sini.
jadi tunggu apalagi ayo ke bronjong tempat wisata alam gratis!!
Siapa yang tak kenal dengan Dian Pelangi, desainer muda, cantik, dan berbakat.dia menikah pada usia 20 tahun tepatnya pada tanggal 16 januari 2011 dengan seorang pria yang bernama tito haris prasetyo yang saat itu erusia 29 tahun dengan beberapa alasan yaitu, harus menunggu sampai umurnya 20 tahun, bersedia menunda mempunyai momongan, memberi istri kebebasan berkarya. dan semua itu di sanggupi oleh tito haris prasetyo.
selama perjalanan pernikahan mereka tidak pernah terdengar masalah dalam rumah tangga mereka, malah terkesan sangat saling menyayangi dan kompak dimana sang suami selalu menemani dian saat pergi bertamasya.
kabar keretakan rumah tangga desainer ini justru terdengar saat keduanya tidak merayakan lebaran bersama juli lalu, dimana dian pelangi merayakan dengan ayah dan ibundanya , sedangkan tito bersama keluagranya di lain tempat.
Telaga biru, atau yang sering di sebut juga danau biru terletak di desa cigaru kec.cisoka kab.tangerang dulunya adalah bekas galian pasir yang sekarang sudah tidak di pakai lagi.
Kenapa bisa di sebut telaga biru/ danau biru? sudah pasti karena airnya berwarna biru, tapi anehnya hanya di galian itu saja yang airnya berwarna biru, sedangkan di tempat galian yang tidak jauh dari situ airnya tidak biru melainkan coklat biasa seperti genangan air biasa.
Awalnya, genangan air biasa-biasa saja, karena kemarau panjang, air
berubah-rubah, sehari bisa berubah tiga kali; hijau, bening, dan biru. Awalnya lokasi ini kebun kirai dan pesawahan, setelah dijual oleh
pemiliknya, lokasi ini digali untuk diambil pasirnya. Sudah hampir 2
tahun sudah tidak lagi beroprasi. Semenjak itu, genangan air menutupi
galian yang dalamnya melebihi 50 meter.
“Setelah lama tidak diperhatikan, genangan air berubah-rubah, terkadang warnanya biru, bening, Dan sesekali hijau. semenjak itu telaga biru/ danau biru menjadi ramai di kubjubgi oleh banyak orang dari berbagai daerah.
hai sobat mania kali ini saya mau membahas mengenai drama korea. tepatnya mengenai drama korea yang memiliki judul dari musim musim di korea. Apa-apa saja dramanya yaitu: "Autmunt in my heat, Winter Sonata, Summer Scent, Spring Waltz. ke 4 drama itu di sutradarai oleh satu orang loh... yaitu bpk Yoon Seok Ho ok deh tanpa pancang lebar ini dia ulasan tentang drama-drama tersebut.
Cerita dimulai dengan seorang balita
bernama Yoon Joon-suh yang menyebabkan bertukarnya adiknya dan bayi
lain ketika ia menjatuhkan tag nama pada dua boks bayi di kamar bayi
rumah sakit. Seorang perawat yang kemudian datang menaruh kembali tag
nama tersebut secara keliru. Cerita kemudian beralih pada tahun-tahun
remaja dari dua karakter utama: Yoon Joon-suh (Choi Woo-hyuk) dan Eun-suh (Moon Geun-young).
Mereka berdua adalah anak seorang profesor dan percaya bahwa mereka
secara biologis merupakan saudara kandung sampai Eun-seo ditabrak truk
dan membutuhkan transfusi darah. Pada awalnya, Eun-suh adalah gadis yang
populer di sekolah, sedangkan saingannyanya, Choi Shin-ae (Lee Ae-jung),
adalah seorang gadis dari keluarga miskin yang pintar tapi tidak
mendapatkan perhatian yang sangat ia butuhkan dari guru dan teman
sekelasnya. Kemudian, situasi mereka terbalik ketika mereka diketahui
telah tertukar waktu bayi. Keluarga Yoon pindah ke Amerika Serikat dan Eun-suh kehilangan kontak dengan mereka. Joon-suh (Song Seung-heon) menjadi seorang seniman sukses dan kembali ke Korea Selatan. Dia kembali ke kota tempat ia dulu pernah tinggal, di sana ia bertemu dengan teman lamanya, Han Tae-seok (Won Bin), yang menetap di hotel tempat Eun-suh (Song Hye-kyo)
bekerja sebagai resepsionis telepon. Tae-seok (yang tidak tahu tentang
hubungan mereka) jatuh cinta pada Eun-suh dan memanipulasi Eun-suh
sampai ia dipecat dari pekerjaannya. Suatu hari, Eun-suh melihat
Joon-suh dan mengikutinya ke pantai tempat Joon-suh sedang berkumpul
bersama tunangannya, Yumi, dan Tae-seok. Dua "saudara" ini akhirnya
bertemu kembali setelah sepuluh tahun. ending seritanya si Eun-suh meninggal karena menyidap penyakit leukimia. ya sedihlah pokonya...
Cerita dimulai ketika Joon-sang, putra seorang musikus terkenal, pindah ke Chuncheon, kota kecil di Korea Selatan. Pada suatu hari, Joon-sang bertemu rekan sekelas bernama Yu-jin, dan
mereka jatuh cinta. Namun hubungan mereka tidak berlangsung lama.
Joon-sang menjadi korban kecelakaan lalu lintas hingga menderita amnesia
akibat kerusakan otak.
Sepuluh tahun berlalu, Joon-sang telah menjadi arsitek pemenang
penghargaan di Amerika Serikat. Ia sudah tidak ingat lagi semua
pengalaman hidupnya di Korea. Joon-sang telah menjadi orang yang
berbeda, seorang berhati terbuka yang peduli terhadap orang lain,
termasuk terhadap ibunya. Ia kembali ke Korea dan Yu-jin kebetulan
melihatnya di sebuah jalan. Yu-jin sudah menjadi seorang desainer
interior. Ia teringat masa-masa indah bersama Joon-sang hingga
membatalkan pertunangan dengan Sang-hyuk yang sahabatnya sejak masih
kanak-kanak. Yu-jin tidak tahu Joon-sang sudah berpacaran dengan teman
sekaligus saingannya, Chelin. Yu-jin mulai bekerja di kantor arsitek
tempat Joon-sang juga bekerja, dan ingin tahu apakah Joon-sang masih
mengingatnya.
Setiap kali melihatmu jantungku berdetak dengan kencang. Benarkah dia
telah menemukan belahannya? Itulah salah satu dialog dari Summer Scent.
Yoo Min-woo adalah seorang pria yang sudah tidak percaya akan cinta,
pasalnya menjelang pernikahan, nyawa sang tunangan Eun-hye melayang
akibat sebuah kecelakaan. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan
Shim Hye-won, gadis yang memiliki masalah pada jantungnya.
Pertemuan yang terjadi di lokasi pegunungan tersebut membuat pria itu
heran campur bingung, pasalnya Hye-won memiliki banyak persamaan dengan
tunangannya yang telah tiada, sampai-sampai Min-woo mengira gadis itu
adalah reinkarnasi dari Eun-hye. Hye-won sendiri bingung karena hatinya
kerap bergetar saat melihat sosok pemuda itu.
Beberapa tahun kemudian, Min-woo yang mendapat kabar Hye-won telah
meninggal kembali ke Korea. Padahal gadis itu masih hidup dan tetap
menjaga persahabatannya dengan Jung-jae, yang akhirnya membeberkan
semuanya. Di bawah rintik hujan musim panas, Min-woo dan Hye-won kembali
bertemu. Namun kali ini jantung gadis itu yang telah mendapat donor
baru berdetak kencang seperti sebelumnya. Benarkah dia telah menemukan
belahan hatinya?
pantai sawarna pantai yang indah di pesisir banten yang berbatasan dengan sukabumi. kami tinggal di kab, tangerang berangkat dari rumah jam 7 pagi dan sampai di sawarna pada jam 4 sore, lama ya. tapi sebenarnya tidak selama itu, karena kami mengendarai mobil tidak kencang dan juga kami banyak beristirahat selama dalam perjalanan menuju sawarna, kerena boring sekali rasanya jika berjam-jam duduk di dalam mobil terus, ya kan? oleh sebab itu kami memilih untuk menikmati keindahan alam di sepanjang perjalanan menuju sawarna. di sepanjang jalan menuju sawarna banyak pantai yang indah-indahtepatnya di pandeglang. Oya kami ke sawarna melewati jalur serang, pandeglang lalu lebak, Berikut adalah foto kami saat beristirahat di pantai pandeglang, nama pantainya gak tau apa karena ini pantai di pinggir jalan.
Taraaaaaa..... ini foto mama dan bapak aku di sawarna pantainya bagus banget loh, pasir putihnya mantap. pokonya segala ke capean selama perjalanan hilang begitu ngeliat pantainya yang masih asri. seneng, heppy karena akhirnya bisa kesini juga, hehehehe maklum penasaran karena pantai sawarna ini sering di bilang balinya banten...jadinya kurang mantep ajha gitu kalo kita tinggal di banten tapi belom pernah kesini.
Ini foto kami sekeluarga saat di pantai tanjung layar masih di sawarna juga baguskan..... abaikan muka muka kita ya, maklum perjalanan panjang gak sempet make up, dan mandi, jadinya mengenaskan hihihi..
Oya sebenernya ikon pantai tanjung layar itu yaitu dua batu yang besar banget yang terletak di pinggir pantai sayang fotonya sudah aku hapus jadinya gak bisa aku tunjukindeh.
oke segini dulu ya perjalanan aku di sawarna. Sebenerya sih masih banyak yang aku mau ceritain tentang pejalanan ku ini tapinya aku dah ngatuk jadi sambung besok lagi ya....
pokoknya sawarna is the bestnya banten sayang buat orang banten kalo belum pernah kesini, tapi buat kalian yang bukan orang banten juga penting loh untuk traveling kesini....